search engine wawi

Selasa, 02 Maret 2010

serangan kecoa!




Baru pertama kalinya Band Wawi digangu oleh kehadiran jagoan kecil, lincah, dan geli. Kejadian ini terjadi saat kami latihan di Studio Zoom sekitar pukul 9 p.m Waktu Indonesia Kosgoro. Ha2.

Ketika sang basis lihai mencabikan senar-nya, ternyata ada sesuatu yang berukulan kecil menyeruak masuk ke dalam jaket antic berwarna biru miliknya. Kejadian itu tidak disengaja, terjadi secara tiba tiba dan aksidental. Seketika itu pula alunan Bas Cahyo sudah tidak terdengar lagi bak embun termakan mentari….hening nada rendah nan merdu…

Mata Sang Drummer Aon terbelalak lebar lebar mendengar dan menyaksikan keganjilan tersebut. Ada apa d balik gerangan? Bukan itu saja, dua gitaris dan satu vokalis memandang tajam kearah Sang Basis dengan penuh tanya dan lapar…

Mata mata itu melotot tajam seolah menanti jawaban haru dari bibir Sang Basis didalam studio. Keheningan mulai merajam Sang Basis. Detak jantungnya semakin klimax. Bibirnya seakan kaku. Dengan mata terbelalak mengkasihani diri. Kerutan di kening Sang Basis mulai terbentuk. Mungkin dia sedang mulai berpikir bagaimana mengeluarkan alasan yang tepat untuk kejadian itu….

Namun sekuat kuatnya basis akhirnya dia mengakuinya juga bak satria bergitar bas dengan kuda gagahnya. Dia bilang, bahwa tadi tiba tiba ada seekor binatang kecil mencoba memperkosa dirinya melalui balutan kaos dan jaket Sang Basis…mencoba menghalau dengan sekuat tenaga, namun apa daya tangan tak sampai…Cahyo seakan tak selincah menarikan jari jemarinya diatas senar-senar bas…

Semua personel wawi sejenak terhening…mencoba menangkap keganjilan tersebut lewat logika…sambil terus menatap wajah sang basis…What happened?

Namun setelah logika personel menyadarinya, semua terbahak bahak minta ampun ..hahahahahahaha…..Ternyata kecoa kecil telah menggerayangi tubuh Sang Basis dan itu menyebabkan tangan sang basis tak mampu mencabik cabik senar bas-nya Karena sibuk membalas rangsangan geli sang kecoa didalam baju sang basis..wakakakakak….... ronyalafgani

Sabtu, 30 Januari 2010

Sejarah Nama Wawi

Setiap benda didunia ini hampir memliki nama. Nama digunakan oleh manusia dengan tujuan untuk menyamakan persepsi ketika berkomunikasi dengan manusia lainnya. Dengan adanya nama, sebuah obyek memiliki karakter tertentu yang berbeda dengan obyek lainnya dalam persepsi kita. Bener ga? Nama tersebut akan diinterpretasiakan menjadi kata kunci yang mewujud menjadi brain image dalam otak manusia.

Menurut Saya sendiri, nama terbentuk dari sebuah keadaan ataupun karakter khas yang melekat pada obyek tersebut. Keadaan tersebut dapat tercipta dari sebuah latar belakang, waktu, tokoh tertentu, dan lainnya. Salah satu contoh yang disebabkan oleh keadaan adalah nama dari Wawi Band. Nama tersebut tercipta dari pelesetan kata “Babi” menjadi Wawi. Kok bisa?

Begini ceritanya, personil Wawi sangat kagum dengan sosok binatang tersebut yang lihai menyeruduk menuju satu tujuan meskipun membabi buta dan hanya punya leher yang pendek, namun jangan salah keberaniannya itu loh yang sangat mengagumkan! Eit! Tunggu dulu, meskipun kami kagum dengan keberanian hewan tersebut, tapi kami enggan untuk menyentuh apalagi makan daging babi, harom soalnya,,,,,,,ha3

Seperti itulah persepsi asal mula Nama Wawi yang mengispirasikan Nama Band Kami. Maju terus Wawi Band! Rony-al-afgani.

Sabtu, 09 Januari 2010

WAWI BAND di 2010

Takdir memang kejam.........

Wah emang ternyata masa depan tak bisa diprediksikan. Padahal harapan kami, seharusnya di tahun ini berhasil menelurkan satu buah album rekaman dan memulai bisnis kecil-kecilan sesama anggota Band Wawi. Rony tanpa angin mendadak istirahat kerja di Kuningan, dan terpaksa harus ke Ciamis , meninggalkan seribu kenangan di Kota Kuda (lebay banget....).wakakakakaakakak

Meskipun kami sedikit memiliki talenta musik, namun sepertinya talenta manajemen bisnis kami perlu diasah agar setajam golok. waakakakakkkak. Kami merencanakan bisnis pulsa dan berbagai bisnis lainnya. Lokasinya di sekitar Ciporang, di tempat salah satu sesepuh Band Wawi yang piawai memainkan jari-jemarinya diatas Keyboard Organ dan Kendang dut.

Denger-denger menurut kabar, kekompakan dan integritas Band Wawi akan terus dipertahankan meskipun si Rony sudah hilang dari peredaran. Formasi terbaru kini sangat mirip dengan formasi Band Netral, SID, dan Warkop DKI (Dono, Kasino, Indro). Deni tetap di guitar melodi, Diki pegang Vokal sambil pegang Gitar Ritem, dan Aon tetap pegang Drum.




Semoga tetap semangat Band Wawi. Terus eksis dan tak pernah putus asa. Maju terus Wawi Band! Meskipun Kuningan sudah tak berwarna kuning. Wawi Band harus tetap kuning ,sekuning"............". wakakakkakakakakakakakkakaka. rony al afgani 09012010.

wataw! tunggu dulu, ternyata rony tetap stay on di kuningan untuk sementara sambil nunggu kerjaan dia aktif. jadi wawi band masih terus eksis.....

Selasa, 05 Januari 2010

profil wawi band tea

“The Wawi Band “






rony al afgani


Gender musik Wawi Band beraliran Pop Rock (Tapi kadang si Rony maksa banget pengen Rock and Roll). Berirama sederhana dan emosional. Aliran pop rock terbentuk karena latar belakang pengarang lagu (Si Deni) yang beraliran ”grunge” dan ”power metal” (Aneh...nyambung ga sih???). Dua Lagu Karangan bertemakan Percintaan dan Kesedihan karena Cinta terus menerus disempurnakan dari mulai awal terbentuk band sampai sekarang (Kapan jadinya? Kata orang bijak kesempurnaan kan milik Tuhan?)ha3.

Wawi Band sebenarnya sudah mengalami beberapa kali trasformasi. Personel pertama terdiri dari Rony, Pupung, Deni, Galuh, dan Diki. Pada Formasi ini, Drum dipegang Diki, Vokal Galuh dan Deni, Bas Rony, dan Pupung Gitar Melodi.

Deni dengan suara melengking tujuh oktaf (Kalah tuh Si Candil Serious Band juga...ha3)sangat serasi dipadukan dengan Galuh yang memiliki Suara rendah dan keinggrisan. Rony dengan bingbingan Maha Guru (Pupung) berhasil mencabik-cabik senar bas dengan penuh irama, Sedangkan Diki dengan insting Drumernya berhasil mengharmonisasikan ketukan irama lagu. Setelah beberapa waktu, personil Band Wawi mulai mengalami berbagai kesibukan, dan sepertinya menggangu kekompakan band.

Akhirnya dibentuk formasi ke-2. Galuh di-Vokal mengundurkan diri. Diki banting setir megang vokal. Deni di gitar ritem, dan lainnya tetap dalam posisi enaknya. Akhirnya untuk mengisi kekosongan dan perubahan formasi tersebut, maka direkrutlah dua orang musisi handal, yaitu Ba’i dan Aon. Mereka sudah mempunyai jam terbang tinggi dalam dunia permusikan. Ba”i adalah seorang musisi sunda yang bisa juga menarikan jari-jemarinya diatas not-not piano/organ, sedangkan Aon merupakan drumer kawakan asli Awirarangan yang sudah lama juga bergulat dengan ayam jago adu (nyambung ga....????).

Eksistensi dua personel baru membuat Band Wawi cukup kompak dalam bermain musik. Namun ternyata akhirnya kendala pun datang juga. Maka Manajemend Band Wawi (personelnya sendiri...kasian deh lo lum punya manajement..ha3) melakukan perubahan kembali. Pupung sang Maha Guru sepertinya sudah cukup membingbing personel Band Wawi (Khususnya Si Rony). Sehingga dia mengundurkan diri ( ga level gaul ma anak ingusanmah...)he3.

Tranformasi Ke-3 dibentuk kembali. Pada formasi ini Rony lepas kendali pegang Gitar dan Deni pegang Gitar Melody (basnya siapa?). Jangan khawatir...... setelah itu Direkrut Satu Master Bas beraliran Dandut Rock, dengan nama ”Aip”. Basis ini merupakan pemetot bas yang menginspirasikan nama Band ini dengan nama ”Wawi Band”. Denger- denger basis ini merupakan sahabat karib sang drumer ”Aon” yang tak bisa terpisahkan semenjak mereka sekolah dahulu.

Sekarang permainan musik band Wawi sudah menjadi rapih kembali. Dengan tetap konsisten terhadap waktu, tempat, dan alat membuat Band Wawi menjadi lebih kompak, meskipun beberapa kendala sering menghujam kekompakan band wawi. Deni dengan jadwal peraturan ketat istri tersayangnya, Rony dan Diki dengan jadwal kerjanya yang padat, Aon dengan kesibukan panggilan bosnya wat refresing, aip dengan jadwal dating ma temen cewenya, dan Kang Ba”i sibuk dengan orderan pelanggan hajatan di dua kabupaten.

Kondisi Band Wawi untuk periode Bulan November 2009 kembali tidak begitu baik, alasannya karena dua orang personel profesional kembali mengundurkan diri, yaitu Aon sang drumer star dan Aip sang bassis (Memang soulmate yang tak terpisahkan...). Untuk mengisi kekosongan tersebut, bersukur ada dua orang additional player mengantikan mereka, yaitu Cahyo sang pemilik studio musik/rekaman dan Andi drumer personel Cahyo”s Band. Sementara ketika additional player tidak bisa berkenan hadir, kami berencana membuat transformasi darurat dengan konsep ”Akustik Stye Trio Macan”, dengan tetap terus mencari sang pengganti drum dan bas untuk Wawi Band. Anda berminat bergabung bersama kami?

Target Wawi Band tahun ini adalah menjalani rekaman. Mudah-mudahan sebelum awal tahun, sebelum kembang api meleduk di angkasa, Wawi Band sudah bisa menelurkan satu buah album yang siap mengegerkan jagat permusikan Kabupaten Kuningan atau ga Indonesia (Bener ga!). Maju terus Wawi Band! By : RONY AL AFGANI.

Sumber Inspirasi Band Wawi


Inspirasinya Deni dan Diki




Inspirasinya Mr. Pupung sang Guru




Inspirasinya Aip dan Kang Ba"I




Inspirasinya Aon sang Drumer




Inspirasinya si Rony




Inspirasinya Deni, Diki, and Rony Formasi





Inspirasinya Mang Aon...wakakakakakakak:)